Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, JAKARTA – Sejumlah umat Muslim di berbagai daerah di Indonesia telah lebih dahulu merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Kamis (19/3). Mereka bahkan telah melaksanakan salat Idulfitri sejak pagi hari, berdasarkan penetapan 1 Syawal yang menggunakan metode hisab maupun tradisi keagamaan masing-masing.

Perayaan Lebaran lebih awal ini dilakukan oleh sejumlah komunitas dan kelompok tarekat di beberapa wilayah. Di Makassar, Sulawesi Selatan, jemaah Tarekat Naqsabandiyah telah melangsungkan salat Id dengan jumlah peserta sekitar 100 orang. Aparat kepolisian turut melakukan pengamanan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.

Hal serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain seperti Padang, Sumatra Barat, dan Bima, Nusa Tenggara Barat, yang juga diikuti jemaah Naqsabandiyah.

Di Maluku Tengah, ribuan umat Muslim di Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Hasan Soleman. Penetapan 1 Syawal di wilayah tersebut dilakukan melalui perhitungan yang dimulai sejak 1 Muharram 1447 Hijriah. Salat Id berlangsung khidmat dengan imam Abdul Kadir Ollong dan khatib Yusuf Lating. Selain Hila, beberapa negeri lain di Leihitu seperti Wakal, Lima, dan Seith juga merayakan Lebaran pada hari yang sama.

Di Jawa Timur, sekitar 100 jemaah melaksanakan salat Id di Masjid Nur Muhammad Al Muhdlor, Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan berlangsung tertib dengan pengamanan terbuka dan tertutup dari aparat kepolisian. Pelaksanaan ini menjadi satu-satunya salat Id lebih awal di wilayah tersebut, sementara aktivitas masyarakat sekitar tetap berjalan normal.

Sementara itu, di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, ribuan pengikut Tarekat Syattariyah menggelar salat Id di Masjid Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur. Penetapan 1 Syawal oleh kelompok ini menggunakan metode Hisab Bilangan Lima yang telah diwariskan secara turun-temurun selama lebih dari dua abad. Pemerintah daerah setempat menyebut perbedaan penentuan hari raya bukan hal baru dan telah menjadi bagian dari dinamika yang berlangsung lama di masyarakat.

Di Depok, Jawa Barat, ratusan jemaah Majelis Sabilun Nahdhah juga melaksanakan salat Idulfitri di kawasan Jalan Ir H. Juanda. Sekitar 500 jemaah hadir dalam pelaksanaan tersebut, dengan pengamanan dari aparat kepolisian.

Selain itu, ribuan warga di wilayah Jember dan Bondowoso, Jawa Timur, khususnya di sekitar Pondok Pesantren Mahfilud Dluror, turut merayakan Lebaran lebih awal. Salat Id dilaksanakan di Masjid Salafiyah Syafi’iyah dan kompleks pesantren di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk. Penetapan awal puasa di kawasan ini didasarkan pada kitab salaf yang telah digunakan sejak tahun 1826.

Di tengah perbedaan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat pada Kamis sore untuk menetapkan secara resmi 1 Syawal 1447 Hijriah. Meski terdapat perbedaan waktu pelaksanaan, perayaan Idulfitri di berbagai daerah tetap berlangsung khidmat dan kondusif dengan pengamanan dari aparat setempat.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________