Niat yang Jujur dan Persiapan Nyata
Niat yang benar selalu diikuti persiapan. Orang yang berkata “tidak kuat puasa” sering kali bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak berniat dan tidak mempersiapkan diri. Allah mencela orang-orang yang hanya pandai berbicara tanpa persiapan, sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 46.
Jika niat itu tulus, maka:
- Akan ada persiapan fisik
- Akan ada persiapan ilmu
- Akan ada latihan amal
Tanpa persiapan, keinginan akan dilemahkan oleh Allah.
Bekal Utama Menyambut Ramadhan
Ustadz Syafiq Riza Basalamah menekankan beberapa bekal penting:
1. Meluruskan niat dan tekad
Surga hanya untuk orang yang taat. Siapa yang patuh kepada Rasulullah ﷺ, dialah yang benar-benar ingin masuk surga.
2. Memperbanyak doa
Ironisnya, banyak orang berdoa untuk dunia, tetapi lupa berdoa agar disampaikan ke Ramadhan. Padahal satu malam Ramadhan nilainya lebih dari seluruh gaji seumur hidup.
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.