PUNGGAWANEWS, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan menyusul penangkapan salah satu pejabatnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut menyatakan sikap zero tolerance terhadap penyimpangan, khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang sering menjadi perhatian masyarakat.
Pernyataan keras Menkeu ini disampaikan seusai upacara pelantikan pejabat Kemenkeu di Gedung Juanda 1, Jumat petang. Purbaya memperingatkan bahwa setiap pimpinan yang terbukti lengah dalam mengawasi bawahannya harus bersiap untuk diberhentikan, bahkan hingga jenjang pimpinan tertinggi apabila pelanggaran terjadi secara beruntun.
“Ini terjadi berkali-kali dan sepertinya kalau kita tidak hati-hati akan terjadi terus. Kalau di masa lalu pimpinannya tidak kena. Ini kita tunggu yang Kalimantan sampai mana prosesnya. Kalau sampai tersangka betul sampai level satu di bawah pimpinannya, kita akan ganti terus sampai ke atas,” tegas Purbaya.
Menkeu menekankan bahwa pengulangan kasus korupsi di sektor perpajakan dan kepabeanan merupakan sinyal kuat bahwa reformasi menyeluruh harus segera dilakukan tanpa kompromi.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Purbaya mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap kinerja pegawai. “Tidak bisa lagi kita bilang, ‘Oh, saya tidak tahu itu di bawah saya terlalu jauh.’ Anda harus mengawasi itu. Karena pada akhirnya kalau begini terus, ya dirjen-dirjen dan saya juga kena, tidak bisa lari,” ucapnya.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.