Seluruh Hidup Adalah Ladang Syukur
Konsep syukur ini berlaku untuk seluruh aspek kehidupan: tubuh, pakaian, kendaraan, hingga harta benda. Pakaian disyukuri dengan cara diperoleh secara halal dan digunakan sesuai syariat, termasuk menutup aurat dengan benar. Kendaraan disyukuri dengan menggunakannya untuk hal-hal yang diridhai Allah—bekerja dengan jujur, bersilaturahmi, berbakti kepada orang tua, dan menghadiri majelis ilmu.
Itulah sebabnya Islam mengajarkan doa saat menaiki kendaraan, sebagai pengingat bahwa semua fasilitas hidup ini akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Syukur yang Mendatangkan Tambahan Nikmat
Allah berjanji dalam Surah Ibrahim ayat 7:
“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.”
Menariknya, tambahan nikmat itu tidak selalu berupa materi. Bisa jadi rasa nikmat yang bertambah, meski barang yang dimiliki tetap sama. Ada orang yang memiliki sesuatu yang sederhana, tetapi merasakan kebahagiaan luar biasa. Sebaliknya, ada yang memiliki banyak fasilitas, namun tidak mampu menikmatinya.
Inilah keajaiban syukur: ia menumbuhkan rasa cukup, tenteram, dan bahagia.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.