Summarize the post with AI
Perpaduan Estetika Tradisional dan Modern
Dari luar, Masjid Baitul A’la tampak sederhana dengan arsitektur khas Aceh tradisional yang dipadukan dengan nuansa Timur Tengah bergaya minimalis. Dinding berwarna putih bersih memberikan kesan elegan namun tidak berlebihan.
Namun, pemandangan berbeda langsung menyambut pengunjung begitu memasuki aula utama. Interior masjid memancarkan kemewahan alami yang memukau. Lantai, tiang penyangga, dinding, kubah, hingga keempat menaranya dilapisi batu giok dengan gradasi warna alami yang menciptakan cahaya keemasan kehijauan.
“Ornamen masjid ini merupakan perpaduan dari Aceh tradisional dengan sentuhan modern. Pantulan cahaya dari batu giok menghasilkan aura keemasan hijau yang menciptakan suasana sejuk dan tenang di dalam masjid,” jelas pengelola masjid saat ditemui di lokasi.
Destinasi Wisata Religi Internasional
Keunikan Masjid Giok tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung dari berbagai negara. Terutama selama bulan Ramadan, masjid ini ramai dikunjungi jamaah dan wisatawan dari Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Turki.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.