Summarize the post with AI
“Berbagai keputusan, termasuk soal usulan penarikan, harus mempertimbangkan aspek keselamatan personel, relevansi mandat UNIFIL, serta kontribusi Indonesia terhadap stabilitas kawasan,” ujarnya dalam taklimat media di Jakarta.
Yvonne menjelaskan, UNIFIL menjalankan mandat langsung dari Dewan Keamanan PBB, dengan pelaksanaan operasional di bawah koordinasi Sekretariat PBB. Sebagai salah satu negara kontributor pasukan, Indonesia terus menjalin komunikasi erat dengan PBB dan negara-negara kontributor lainnya guna memantau kondisi keamanan di lapangan.
Ia menegaskan, setiap kebijakan terkait pasukan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi serta mempertimbangkan keselamatan personel secara menyeluruh.
Hingga saat ini, tercatat tiga prajurit TNI gugur dan delapan lainnya mengalami luka dalam tiga insiden terpisah saat menjalankan tugas perdamaian bersama UNIFIL di Lebanon.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.