Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, TIMUR TENGAH – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim berhasil menembak jatuh pesawat tempur F-18 milik Amerika Serikat di wilayah Samudra Hindia.
Dalam pernyataannya, pihak Iran menyebut pesawat tersebut menjadi salah satu dari beberapa aset militer Amerika dan sekutunya yang berhasil dilumpuhkan melalui sistem pertahanan udara terintegrasi. Video yang dirilis IRGC diklaim menunjukkan momen penembakan tersebut.
Namun klaim itu segera dibantah oleh United States Central Command (CENTCOM). Militer AS menegaskan laporan tersebut tidak benar dan menyebutnya sebagai informasi palsu.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.