Di rumah sebelah, pintu diketuk keras. Lalu sunyi.
Sunyi itu lebih menakutkan daripada jerit.
Pada malam-malam seperti itulah para ibu Bani Israil belajar satu pelajaran paling pahit: kadang cinta bukan tentang memeluk lebih erat, melainkan tentang menahan diri agar tak bersuara.
Perintah yang Menguji Hati Seorang Ibu
Di puncak ketakutan itu, Allah menurunkan ketenangan ke dalam hati Yukabat. Sebuah ilham yang tak terbayangkan sebelumnya hadir dalam jiwanya:
“Susuilah dia, dan apabila engkau khawatir terhadapnya, maka letakkanlah dia ke sungai. Janganlah engkau takut dan jangan bersedih hati. Sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu dan menjadikannya salah seorang rasul.”
(QS. Al-Qashash: 7)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.