Di masa Rasulullah ﷺ, hiduplah seorang pemuda dari Yaman yang sederhana, miskin, dan hampir tak dikenal manusia. Ia bernama Uwais Al-Qarni. Meski namanya asing di telinga penduduk bumi, namanya justru sangat masyhur di langit.
Uwais adalah seorang pemuda berparas rupawan, bermata biru dan berambut kemerahan. Pakaian yang ia miliki hanya dua helai yang sudah lusuh. Ia sering menangis saat membaca Al-Qur’an dan tak pernah lalai dalam ibadah. Siang harinya ia berpuasa, malamnya ia habiskan untuk shalat dan bermunajat kepada Allah.
Namun karena kemiskinannya, banyak orang meremehkannya. Ia sering diejek, dihina, bahkan dituduh sebagai pencuri. Tak seorang pun menyangka bahwa pemuda yang dianggap remeh itu adalah kekasih langit.
Hidup untuk Mengabdi kepada Ibu
Uwais telah lama yatim dan hanya hidup bersama ibunya yang sudah tua dan lumpuh. Ia bekerja sebagai penggembala kambing. Upahnya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Jika ada kelebihan, ia berikan kepada tetangganya yang lebih membutuhkan.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.