Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, Di tengah kerasnya kehidupan padang pasir Jazirah Arab, Allah menuliskan sebuah kisah agung tentang seorang wanita sederhana bernama Halimah as-Sa’diyah. Ia bukan bangsawan, bukan pula orang kaya. Namun justru dari tangannya, keberkahan besar mengalir dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad.

Awal Kisah: Kemiskinan yang Menghimpit

Halimah berasal dari kabilah Bani Sa’ad, sebuah wilayah pedalaman yang saat itu dilanda paceklik hebat. Tanah mengering, ternak kurus, dan kehidupan menjadi sangat sulit. Bersama suaminya, Haris bin Abdil Uzza, ia berjuang keras untuk sekadar bertahan hidup.

Air susunya kering, anaknya menangis kelaparan setiap malam, dan satu-satunya unta yang dimiliki tidak mampu mengeluarkan setetes pun susu. Bahkan keledai yang mereka tunggangi berjalan sangat lambat karena kelaparan.

Dalam kondisi itulah, Halimah memutuskan pergi ke Makkah bersama wanita lain untuk mencari bayi susuan—sebuah tradisi saat itu demi mendapatkan imbalan dari keluarga bayi.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________