Jejak Panjang Sejarah Islam di Bulgaria
Sejarah hubungan Islam dan Bulgaria telah dimulai sejak awal abad ke-8, ketika dunia Islam berada di bawah kekuasaan Kekhalifahan Umayyah. Pada masa itu, ekspansi Islam mencapai Anatolia dan mengepung Konstantinopel. Menariknya, penguasa Bulgaria saat itu justru tercatat membantu Bizantium mematahkan pengepungan Arab Muslim pada tahun 717–718.
Namun dua abad kemudian, hubungan tersebut berubah menjadi kerja sama. Pada masa Tsar Simeon I, Bulgaria dan pasukan Arab beberapa kali mengoordinasikan serangan terhadap Kekaisaran Bizantium. Sejak saat itu, Islam dikenal sebagai bagian dari peradaban besar dunia, meski belum mengakar kuat.
Islam baru menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Bulgaria sejak abad ke-14, ketika kawasan Balkan berada di bawah kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah. Selama hampir lima abad, masjid, madrasah, dan lembaga wakaf berkembang pesat, membentuk mosaik budaya unik antara Muslim dan Kristen di Balkan.
Masa Gelap dan Trauma Asimilasi
Situasi ini berubah drastis setelah Perang Rusia–Turki pada 1877–1878 dan berdirinya negara Bulgaria modern. Kekerasan massal, pengusiran, dan pembantaian terjadi selama dan setelah perang. Ratusan ribu Muslim melarikan diri ke Anatolia, masjid-masjid dihancurkan atau ditinggalkan, dan elite Muslim kehilangan tanah serta status sosialnya.










Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.