PUNGGAWANEWS, KHAZANAH ISLAM – Di jantung Semenanjung Balkan terbentang wilayah yang kini dikenal sebagai Bulgaria—sebuah tanah persilangan peradaban, tempat Timur dan Barat saling bertemu sejak ribuan tahun lalu. Di kawasan inilah Islam pertama kali dikenal, jauh sebelum berdirinya negara Bulgaria modern. Kehadiran Islam di Bulgaria bukanlah fenomena baru, melainkan bagian dari perjalanan panjang sejarah kawasan ini.
Secara etnis, Muslim Bulgaria terdiri dari beragam kelompok, antara lain Turki, Bulgaria Muslim (Pomak), dan Roma. Sebagian besar dari mereka tinggal di wilayah timur dan daerah pegunungan, hidup berdampingan dengan mayoritas masyarakat Kristen Ortodoks. Hingga hari ini, kehidupan Muslim di Bulgaria tidak ditandai oleh konflik atau sensasi, melainkan oleh ketahanan, kesederhanaan, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Islam dan Kehidupan Sehari-hari
Islam di Bulgaria dijalani secara moderat dan membumi. Nilai-nilai keagamaan tercermin dalam tradisi keluarga, perayaan Idulfitri dan Iduladha, serta kuatnya semangat kebersamaan di desa-desa Muslim. Di wilayah pedesaan, kehidupan berjalan dengan ritme yang lebih lambat, di mana ajaran agama diwariskan secara lisan melalui orang tua, kakek-nenek, imam desa, dan pertemuan komunitas.
Ramadan dirayakan secara kolektif dengan berbuka puasa bersama, mempererat ikatan sosial. Acara pernikahan, pemakaman, dan khitan tetap berpusat pada komunitas, memperkuat rasa solidaritas dan identitas bersama. Meski tantangan ekonomi dan arus migrasi ke kota-kota besar atau Eropa Barat terus berlangsung, identitas Muslim tetap terjaga kuat.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.