Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, XI’AN, TIONGKOK – Di tengah hiruk pikuk kota Xi’an yang dikenal sebagai pintu gerbang Jalur Sutra kuno, berdiri megah sebuah bangunan yang memadukan kekhidmatan Islam dengan keanggunan arsitektur Tiongkok. Masjid Raya Xi’an, atau Great Mosque of Xi’an, menjadi saksi hidup perjalanan panjang Islam di Negeri Tirai Bambu selama lebih dari seribu tahun.
Perpaduan Unik Dua Peradaban
Berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya, Masjid Raya Xi’an menampilkan arsitektur yang mencengangkan. Dari kejauhan, bangunan ini tampak seperti klenteng tradisional Tiongkok dengan atap bersusun khas dinasti kekaisaran. Namun begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut kaligrafi ayat-ayat suci Al-Qur’an yang terukir indah di dinding dan prasasti batu, mempertegas identitasnya sebagai rumah ibadah umat Muslim.
Ornamen-ornamen khas Tiongkok menghiasi setiap sudut masjid, namun telah dimodifikasi mengikuti prinsip-prinsip seni Islam yang menghindari penggambaran makhluk hidup. Perpaduan ini menciptakan estetika yang tak tertandingi—sebuah dialog visual antara dua peradaban besar yang bertemu di persimpangan Jalur Sutra.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.