Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, SINJAI – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Sinjai menggelar pertemuan silaturahmi bersama pengurus HMI Cabang Sinjai, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan sekaligus menguatkan konsolidasi organisasi di tingkat lokal.
Pertemuan yang berlangsung di Cafe Titikota tersebut dihadiri jajaran pengurus KAHMI Sinjai dan HMI Cabang Sinjai. Hadir pula Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Selatan, Ir. Fadriaty AS, S.T., M.M.
Ketua KAHMI Sinjai, Nasrullah Mustamin, SE, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan soliditas antar alumni HMI. Ia menyebut, KAHMI memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat kontribusi organisasi terhadap kemajuan Kabupaten Sinjai.
“Momentum ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara KAHMI dan HMI, sehingga proses kaderisasi serta kontribusi nyata kepada masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Nasrullah yang juga menjabat sebagai Direktur PDAM Sinjai menambahkan, kolaborasi yang solid antara alumni dan kader aktif menjadi kunci dalam menghadirkan gagasan dan solusi bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Fadriaty AS, mengajak seluruh elemen KAHMI untuk memperkuat kerja sama lintas sektor. Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan menuntut keterlibatan aktif para alumni yang memiliki kapasitas dan pengalaman.

“KAHMI dituntut adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan masyarakat,” tuturnya.
Anggota DPRD Sulawesi Selatan itu juga mendorong pengurus KAHMI di daerah agar terus memperkuat konsolidasi internal serta membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, diisi dengan diskusi ringan terkait isu-isu strategis yang berkembang di daerah.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.