Summarize the post with AI

Maasyiral muslimin rahimakumullah,
Kini kita telah memasuki bulan Syawal. Ramadan telah berlalu, namun justru di sinilah ujian keimanan yang sesungguhnya dimulai. Jika di bulan Ramadan masjid penuh, Al-Qur’an sering dibaca, dan ibadah terasa ringan—maka pertanyaannya sekarang: apakah semua itu akan terus kita jaga, atau justru perlahan kita tinggalkan?

Allah mengingatkan dalam Al-Qur’an agar kita tidak menjadi seperti orang yang merusak amalnya sendiri, sebagaimana dalam Surah An-Nahl ayat 92—diibaratkan seperti seseorang yang telah memintal benang dengan kuat, lalu diuraikan kembali hingga tercerai-berai.

Istiqamah: Kunci Menjaga Amal

Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ memberi nasihat singkat namun sangat dalam:

“Katakanlah aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.”

Istiqamah berarti konsisten dalam ketaatan, bukan hanya semangat sesaat. Ibadah bukan hanya milik Ramadan, tetapi sepanjang hidup hingga ajal menjemput.

Allah juga berfirman dalam Surah Al-Hijr ayat 99:
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu al-yaqin (ajal).”

Artinya, tidak ada batas waktu dalam beribadah—selama kita masih hidup, maka kewajiban kita adalah tetap taat.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________