Summarize the post with AI
Iran: Ini Bentuk Pembelaan Diri
Pemerintah Iran menegaskan bahwa serangan besar-besaran ini merupakan tindakan pembelaan diri atas agresi yang dilakukan oleh koalisi Israel-Amerika Serikat. Serangan balasan ini dipicu oleh tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam operasi gabungan pasukan Israel dan AS sebelumnya.
Juru bicara militer Iran dalam pernyataan resminya menegaskan, “Kami tidak akan pernah berhenti. Dalam perang 12 hari ini, kami yang melakukan tembakan terakhir setelah mereka memulai agresi. Jika mereka menyerang dua kali, kami akan membalas. Mereka yang memulai, kami yang akan memberikan respons akhir.”
Pejabat Iran juga menyinggung adanya upaya gencatan senjata yang gagal karena, menurutnya, pihak Israel dan sekutunya tidak menunjukkan itikad baik.
AS Kirim Armada Tempur
Merespons eskalasi konflik, Komando Pusat Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (CENTCOM) merilis rekaman jet-jet tempur yang lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln. Meski lokasi dan tanggal pasti belum dapat diverifikasi, dipercaya armada tersebut disiapkan untuk operasi balasan terhadap Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan tengah membangun koalisi internasional untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka bagi jalur perdagangan minyak dunia. Selat strategis ini menjadi titik krusial yang dapat mempengaruhi pasokan energi global.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.