Summarize the post with AI

Infrastruktur Energi Iran Juga Diserang

Di tengah gelombang serangan balasan Iran, media Fars News Agency melaporkan adanya serangan terhadap infrastruktur energi Iran di kota Isfahan dan Kermanshah. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penundaan rencana serangan terhadap fasilitas energi Iran selama lima hari.

Di Isfahan, serangan dilaporkan mengenai gedung administrasi energi gas dan stasiun regulasi tekanan gas di Jalan Kafeeh, menyebabkan kerusakan pada sebagian fasilitas energi dan bangunan pemukiman sekitarnya. Sementara itu, di Kermanshah bagian barat Iran, sebuah proyektil dilaporkan jatuh di area dekat pipa gas pembangkit listrik.

Serangan terhadap infrastruktur energi Iran ini terjadi setelah sebelumnya Trump mengeluarkan ancaman terkait penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis perdagangan minyak global.

Kritik dari Mantan Pejabat AS

Eskalasi konflik ini mendapat sorotan tajam dari Joseph Keenan, mantan Direktur Pusat Kontraterrorisme Nasional Amerika Serikat (NCTC). Keenan, yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 17 Maret 2026 sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Trump terhadap Iran, mengkritik pola serangan Israel yang kerap memicu eskalasi setiap kali Washington berupaya melakukan deeskalasi.

“Tindakan Israel selalu menyulut api perang setiap kali Amerika Serikat tengah berupaya mencari jalan keluar dari konflik,” ujar Keenan dalam pernyataannya yang dikutip berbagai media internasional.

Pengunduran diri Keenan dipandang sebagai simbol ketidakpuasan sejumlah pejabat AS terhadap kebijakan luar negeri Trump yang dinilai terlalu condong mendukung Israel dan mengabaikan upaya diplomasi.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________