Summarize the post with AI

Teknologi Manuver Canggih

Keunikan utama rudal Sejjil terletak pada kemampuannya yang tidak sepenuhnya bersifat balistik konvensional. Sistem propulsi dua tahap memungkinkan rudal melakukan manuver kompleks selama penerbangan.

“Tahap pertama membawa rudal meluncur ke ketinggian maksimal. Setelah mencapai puncak lintasan atau apex, motor tahap kedua menyala untuk fase penurunan. Pada tahap ini, kecepatan rudal memasuki kategori hipersonik dengan kemampuan pengarahan yang presisi,” jelas pengamat militer tersebut.

Yang lebih mengkhawatirkan, rudal tetap dapat dikendalikan bahkan setelah diluncurkan. Integrasi dengan sistem satelit navigasi BeiDou milik Tiongkok memberikan kemampuan ganda: navigasi presisi dan komunikasi real-time dengan pusat komando.

Akurasi Mematikan

Tingkat akurasi rudal Sejjil mencapai CEP (Circular Error Probable) hanya 10 meter. Dengan hulu ledak seberat 700 kilogram, jarak kesalahan 10 meter praktis tidak berpengaruh pada daya hancur terhadap target.

“Pada fase terminal atau tahap akhir menuju sasaran, rudal masih bisa melakukan manuver penghindaran terhadap sistem pertahanan udara seperti Arrow 3 atau Iron Dome milik Israel. Kemampuan berkelit ini membuat probabilitas rudal mencapai target meningkat hingga 90 persen,” papar Agung.

Kemampuan mengubah arah saat mendekati sasaran juga memberikan fleksibilitas taktis. Rudal yang awalnya tampak menuju satu lokasi dapat dialihkan ke target berbeda dalam radius ratusan kilometer, menciptakan kebingungan bagi sistem intersepsi lawan.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________