Summarize the post with AI

Untuk membubarkan warga Palestina yang berusaha memasuki kawasan masjid di Yerusalem Timur tersebut, pasukan Israel menggunakan granat kejut (stun grenade). Rekaman video yang beredar memperlihatkan kepanikan jemaah yang berusaha menyelamatkan diri saat granat diledakkan di sekitar mereka.

Tindakan represif dimulai sejak dini hari di kawasan Bab al-Sahirah, salah satu gerbang akses menuju kompleks Al-Aqsa. Ratusan jemaah yang berupaya mencapai halaman masjid dihadang oleh pasukan bersenjata. Pasukan Israel juga menembakkan gas air mata ke arah warga sipil setelah menutup paksa seluruh akses masuk ke masjid.

Salat di Jalanan, Peristiwa Langka dalam Sejarah Modern

Akibat penutupan paksa tersebut, ribuan jemaah terpaksa melaksanakan salat Idulfitri di jalan-jalan sekitar kompleks Al-Aqsa. Pemandangan umat muslim salat beramai-ramai di jalanan kota tua Yerusalem menjadi simbol pembatasan kebebasan beribadah yang kian ketat.

Peristiwa ini tercatat sebagai kali pertama dalam beberapa dekade terakhir umat muslim tidak diperbolehkan menunaikan salat Idulfitri di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa. Larangan tersebut diberlakukan di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Iran, yang juga berdampak pada kebijakan keamanan di wilayah Palestina.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________