Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, TEHERAN – Jutaan umat muslim di Iran dan Palestina merayakan Idulfitri 1 Syawal pada Sabtu (21/3) dalam suasana yang jauh dari kekhusyukan, diwarnai ketegangan geopolitik tinggi dan pembatasan akses ibadah di dua wilayah yang berbeda.

Puluhan Ribu Jemaah Padati Kota Suci Mashhad

Di Iran, meskipun negara berada dalam tingkat siaga keamanan tertinggi, puluhan ribu jemaah tetap memadati kota suci Mashhad untuk menunaikan salat Idulfitri. Suasana khusyuk terlihat di alun-alun kota serta kawasan kompleks suci Imam Reza pada Sabtu pagi waktu setempat.

Menurut laporan kantor berita Iran, para peziarah dan pengunjung tetap berdatangan ke lokasi-lokasi peribadatan meski situasi keamanan nasional berada pada level waspada maksimal. Antusiasme umat muslim Iran untuk merayakan hari kemenangan ini tidak surut, bahkan di tengah bayang-bayang ancaman konflik bersenjata yang terus membayangi kawasan.

Pemerintah Iran sebelumnya telah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret, namun perayaan tahun ini berlangsung dalam kondisi yang sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________