Summarize the post with AI
Efisiensi Anggaran: Mengumpulkan Rp3,7 Triliun dari Pengelolaan Internal
Salah satu pencapaian yang menonjol dari pemerintahan Andi Sudirman adalah keberhasilannya mengumpulkan dana Rp3,7 triliun dari efisiensi pengelolaan anggaran daerah selama tiga tahun pertama masa jabatannya.
“Banyak yang bertanya, dari mana Sulawesi Selatan mendapatkan Rp3,7 triliun? Ini hasil dari memanajemen ulang semua anggaran yang selama ini dipakai tapi tidak efektif,” jelasnya.
Strategi yang diterapkan adalah dengan mengonsolidasikan 54 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memfilter kebutuhan masyarakat berdasarkan prioritas. Dari 54 OPD tersebut, hanya 7 OPD yang difokuskan untuk menangani kebutuhan mendesak seperti pembangunan jalan, irigasi, pertanian, pendidikan, dan kesehatan.
“Kalau 54 OPD semuanya mau bangun jalan, tidak mungkin efisien. Makanya banyak OPD saya suruh standby dan membantu OPD yang efektif. Dari lima prioritas inilah—PU, irigasi, pertanian, pendidikan, kesehatan—yang kami kembangkan menjadi top 10 dan kami anggarkan secara terfokus,” paparnya.
Sistem Multi-Years: Tender Sekali untuk Tiga Tahun
Inovasi lain yang diterapkan Andi Sudirman adalah sistem anggaran multi-years (multitahun) untuk proyek infrastruktur jalan. Menurutnya, sistem konvensional yang menganggarkan ruas jalan yang sama setiap tahun sangat tidak efisien.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.