Summarize the post with AI
Sementara itu, kebutuhan telur juga sangat besar. Dengan asumsi konsumsi satu butir per orang per hari, potensi pasar telur diperkirakan mencapai Rp800 miliar per tahun. Harga telur di Maluku Utara yang relatif tinggi menjadi indikasi masih terbukanya peluang produksi lokal.
Di sektor perikanan, potensi ekonomi diperkirakan mencapai Rp14 triliun. Namun hingga kini baru sekitar 20 persen yang dimanfaatkan karena keterbatasan armada tangkap, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), serta industri pengolahan.
Selain itu, kebutuhan beras di Maluku Utara mencapai Rp2,5 triliun per tahun. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian telah membuka lahan baru seluas 10.000 hektare guna mendorong swasembada pangan di wilayah tersebut.
Komoditas kelapa juga menjadi sektor unggulan. Produksi kelapa mencapai sekitar 1,5 miliar butir per tahun, dengan potensi peningkatan produktivitas melalui peremajaan tanaman. Saat ini, dua pabrik pengolahan kelapa telah beroperasi dengan kapasitas ekspor sekitar 300 kontainer per bulan, dan diproyeksikan meningkat hingga 1.000 kontainer per bulan pada 2027 setelah pabrik ketiga rampung.
Produk turunan seperti santan dan kelapa parut kering (desiccated coconut) telah menembus pasar ekspor, termasuk ke China.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.