Bagi muslimah yang tidak berpuasa karena alasan syar’i, ada amalan yang tidak boleh dan boleh dilakukan. Yang tidak boleh adalah salat dan membaca Al-Qur’an secara tilawah biasa. Namun ada pengecualian untuk yang sedang mengajar atau menjaga hafalan, dengan catatan dibaca terpatah-patah dan tidak dengan suara jahr (keras).

Adapun yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak zikir tanpa batas. Ustadz Adi kemudian mengajarkan beberapa zikir khusus:

Zikir di Tengah Malam (saat tarawih): “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai kemaafan, maka maafkanlah aku).

Zikir di Waktu Sahur: Perbanyak istighfar dengan “Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih” (Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya).

Untuk masalah berat, dibaca: “Allahumma la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin” (Ya Allah, tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim). Doa ini adalah doa Nabi Yunus yang langsung dikabulkan Allah.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________