Kurikulum Ramadhan untuk Muslimah

Bagian penting dari kajian ini membahas amalan-amalan yang setara antara laki-laki dan perempuan, serta yang spesifik untuk muslimah. Untuk amalan setara, salat tarawih menjadi pembahasan utama.

Ustadz Adi menjelaskan makna kata ‘tarawih’ yang berasal dari ‘tarwihah’, artinya keadaan yang santai dan menenangkan jiwa. “Ini memberikan petunjuk bahwa tarawih harus dilakukan dengan tenang, tidak terburu-buru, agar jiwa kita merasa nyaman dan tenang,” jelasnya.

Mengenai jumlah rakaat tarawih, ia menyampaikan bahwa tidak ada batasan pasti dari Nabi SAW. Hadis riwayat Imam Bukhari menyebutkan Nabi melakukan salat malam dengan cara dua rakaat dua rakaat, lalu ditutup dengan witir satu rakaat. Yang terpenting adalah memperbanyak bacaan Al-Qur’an, karena setiap huruf yang dibaca di bulan Ramadhan mendapat pahala minimal 10 kali lipat.

Hukum Khusus untuk Muslimah: Haid, Nifas, dan Kondisi Khusus

Dalam sesi khusus yang ditunggu-tunggu, Ustadz Adi merinci hukum-hukum yang berkaitan dengan kondisi biologis perempuan.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________