PUNGGAWANEWS– Menjelang bulan suci Ramadhan, ulama Indonesia memberikan pemahaman komprehensif mengenai tata cara dan ketentuan berpuasa yang perlu dipahami umat Islam. Penjelasan detail mencakup waktu berniat, kelompok yang mendapat keringanan, serta hal-hal yang membatalkan ibadah puasa.

Waktu dan Tata Cara Berniat Puasa

Berbeda dengan perhitungan waktu modern yang dimulai pukul 00.00, dalam Islam pergantian hari bermula sejak maghrib. Karenanya, niat puasa dapat dilakukan sejak masuknya waktu maghrib hingga sebelum fajar. Rentang waktu ini memberikan fleksibilitas bagi umat untuk menyatakan niat, bahkan segera setelah berbuka puasa.

Menurut mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali, niat harus dilakukan sebelum terbitnya fajar. “Niat cukup diucapkan dalam hati tanpa perlu lafal panjang yang rumit,” jelas ulama dalam kajiannya. Bagi yang khawatir lupa, niat dapat disampaikan sejak awal malam.

Sementara mazhab Maliki menawarkan kemudahan tambahan dengan membolehkan niat puasa sekaligus untuk satu bulan penuh di malam pertama Ramadhan. Pendekatan ini dapat menjadi alternatif bagi yang kesulitan mengingat niat setiap malam.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________