“Upaya Indonesia untuk mendukung perdamaian, gencatan senjata, dan rekonstruksi di Gaza masih dalam persiapan,” ujar Rico melalui pesan singkat, Selasa (10/2).
Ia menegaskan pemerintah masih menunggu mandat internasional serta keputusan resmi sebelum memastikan keterlibatan pasukan Indonesia.
“Terkait kabar bahwa Indonesia akan menjadi ‘negara pertama’ yang mengirim pasukan, kami belum dapat mengonfirmasi informasi tersebut,” katanya.
Rico menambahkan, detail teknis seperti jadwal keberangkatan, jumlah personel, mekanisme pengiriman, hingga lokasi penugasan baru akan diumumkan setelah keputusan final diambil.
Perkiraan Jumlah Pasukan
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pernyataan terpisah memperkirakan Indonesia berpotensi mengirim sekitar 8.000 personel ke Gaza. Ia menyebut total kekuatan pasukan internasional yang direncanakan dapat mencapai 20.000 personel dari berbagai negara.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.