Laporan Media dan Respons Pemerintah RI
Sebelumnya, media Israel KAN melaporkan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengerahkan pasukan internasional ke Gaza. Laporan itu muncul menjelang rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan perdana negara-negara anggota Dewan Perdamaian di Washington pada 19 Februari mendatang.
Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang akan bergabung dalam ISF bersama Uni Emirat Arab, Italia, Azerbaijan, Pakistan, Qatar, Turki, dan sejumlah negara lainnya.
Pasukan ISF direncanakan bertugas mengawal dan mengawasi pelaksanaan gencatan senjata di Gaza, termasuk kemungkinan membantu pengawasan wilayah perbatasan. Mereka disebut tidak akan terlibat dalam konfrontasi langsung maupun pelucutan senjata terhadap kelompok Hamas.
Sebagai gambaran, pasukan Indonesia berpotensi ditempatkan untuk mengawasi garis perbatasan di wilayah Khan Younis dan Rafah, Gaza selatan.
Menanggapi kabar tersebut, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan RI Brigjen Rico Ricardo Sirait menyatakan bahwa Indonesia masih dalam tahap persiapan dan koordinasi.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.