PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi angkat bicara terkait laporan yang menyebut Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengirim pasukan ke Jalur Gaza, Palestina, dalam kerangka Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).
Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi usai menghadiri peringatan Hari Nasional Iran sekaligus peringatan ke-47 Kemenangan Revolusi Islam Iran di Jakarta, Selasa (10/2) malam.
Menurut Boroujerdi, keputusan terkait kebijakan luar negeri sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah Indonesia. Ia menegaskan tidak akan mencampuri langkah yang diambil Jakarta.
“Indonesia memutuskan kepentingannya sendiri. Saya tidak akan ikut campur dalam keputusan Indonesia. Saya menghormati semua keputusan yang diambil pemerintah Indonesia untuk rakyatnya,” ujar Boroujerdi kepada awak media.
Ia menambahkan, setiap negara memiliki pertimbangan dan kepentingan masing-masing dalam menentukan kebijakan. Namun demikian, ia memastikan bahwa apa pun keputusan Indonesia, hal tersebut tidak akan memengaruhi hubungan persahabatan antara Teheran dan Jakarta.
“Keputusan itu tidak mempengaruhi persahabatan Indonesia dan Iran,” katanya.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.