Summarize the post with AI

Saudara-saudara sekalian,
terima kasih pekerjaanmu. Saya menutup sambutan saya. Saya mengutip salah satu guru ekonomi dari Harvard University. Dia adalah salah satu guru kapitalisme. Dalam bukunya, The Spirit of Capitalism dia katakan bahwa, “the sustained growth characteristic of modern economy is not self-sustained.”

Jadi, karakteristik dari ekonomi modern tidak berjalan dengan sendirinya, not self-sustained. Growth, pertumbuhan, is stimulated and sustained by nationalism. Pertumbuhan distimulasi dan dipertahankan oleh nasionalisme. Ini mbahnya kapitalis, gurunya kapitalis mengajar begitu. Masa kita, negara pejuang yang merebut kemerdekaan dengan darah, dengan keringat dan air mata, masa kita tidak menjaga semangat nasionalisme kita.

Saudara-saudara,
kita harus pilih kita berada di pihak yang mana? Di pihak yang benar, di pihak yang lurus, di pihak yang adil, di pihak rakyat Indonesia atau di pihak koruptor, di pihak manipulator, di pihak penipu, di pihak penyelundup, di pihak mereka yang berani menertawakan NKRI.

Sudah ada keputusan Mahkamah Agung, berapa belas tahun tidak dieksekusi. Sudah ada izin yang dicabut oleh pemerintah Republik Indonesia, delapan tahun, si pengusaha itu ndablek terus dia laksanakan tambang tanpa izin. Dia menertawakan Republik Indonesia. Dia meludahi pengorbanan mereka-mereka yang gugur untuk kemerdekaan Indonesia. Dia tidak hormat sama NKRI. Karena itu saya perintahkan Jaksa Agung, tegakkan hukum! Dia tidak mau kerja sama, pidanakan! Kita tidak ragu-ragu dan kita tidak gentar.



Follow Widget