Summarize the post with AI
Pertemuan Krusial Delapan Negara Muslim
Beberapa jam pasca pidato tersebut, Donald Trump mengundang delapan negara Muslim untuk pertemuan khusus, yaitu Indonesia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Pakistan, Qatar, dan Mesir. Pertemuan dipimpin bersama oleh Trump dan Presiden Turki Erdogan.
Dalam forum ini, Trump membacakan rencana 21 poin, dengan paragraf 19 dan 20 yang menjadi kunciโmenyebutkan komitmen terhadap “Palestinian self-determination and statehood” serta dialog antara Israel dan Palestina untuk “peaceful and prosperous coexistence.”
Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, yang ditunjuk sebagai juru bicara koalisi, menyampaikan dukungan terhadap rencana tersebut namun menekankan bahwa masalahnya ada pada Perdana Menteri Israel Netanyahu. Trump merespons dengan jaminan: “Let me take care of Prime Minister, I will convince him.”
Gencatan Senjata dan Resolusi PBB
Upaya diplomasi membuahkan hasil dengan tercapainya gencatan senjata pertama yang mengurangi korban jiwa dari ribuan per minggu menjadi 600-700 orang selama setahun. Jalur Rafah dibuka untuk bantuan kemanusiaan, dengan 4.200 truk per minggu memasok kebutuhan pokok, memastikan seluruh rakyat Palestina mendapat makanan.
Rencana Board of Peace kemudian dimasukkan ke dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 yang tidak diveto oleh negara manapun. Rusia dan China mengizinkan resolusi ini meski dengan abstain.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.