PUNGGAWANEWS, SINJAI Dalam upaya menjamin keamanan pangan selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai mengerahkan tiga tim khusus untuk melakukan pembinaan dan pengawasan takjil di sejumlah titik strategis di Kabupaten Sinjai.

Lokasi pengawasan meliputi kawasan Pasar Sentral Sinjai, lapak takjil Pasar Sinjai dan area depan Masjid Agung Sinjai, serta sentra penjualan takjil di wilayah Lappa. Kegiatan ini menyasar langsung pedagang makanan dan minuman berbuka puasa guna memastikan produk yang dijual memenuhi standar higiene dan sanitasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, MARS, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko keracunan pangan.

“Kami ingin memastikan takjil yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman. Selain pemeriksaan, kami juga melakukan pembinaan agar pedagang memahami dan menerapkan prinsip higiene serta sanitasi pangan,” ujarnya.

Tiga tim yang diterjunkan terdiri atas tenaga kefarmasian, sanitarian, petugas promosi kesehatan, pengawas farmasi dan makanan, serta petugas Laboratorium Kesehatan Daerah. Mereka melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi lingkungan berjualan, proses pengolahan, penyimpanan bahan pangan, hingga cara penyajian makanan.

Berbeda dari pola sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada pengambilan sampel, tahun ini pengawasan diawali dengan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) secara menyeluruh. Pendekatan ini merupakan hasil evaluasi tahun lalu yang menunjukkan bahwa pengambilan sampel tanpa pemeriksaan menyeluruh kurang efektif mencegah potensi cemaran sejak awal produksi.

“Jika lingkungan masih kurang bersih atau makanan dijajakan dalam kondisi terbuka, pedagang diminta membenahi terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kepala Dinas.

Sampel takjil hanya diambil dari produk yang dinilai berisiko tinggi, tidak memenuhi standar sanitasi, atau dicurigai menggunakan bahan tambahan pangan berbahaya. Pemeriksaan laboratorium meliputi uji bakteriologi dan/atau uji kimia sesuai hasil analisis risiko di lapangan.

Selain pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang tentang pentingnya menjaga kebersihan, penggunaan bahan tambahan pangan yang aman, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam proses pengolahan makanan.

Melalui langkah ini, Dinas Kesehatan berharap kesadaran pedagang semakin meningkat dan masyarakat dapat menikmati takjil yang aman, sehat, serta layak konsumsi sepanjang Ramadan.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________