Penulis : Ns. Ahmad Amiruddin, S.Kep (Perawat Ahli Muda Pusjar SKMP LAN)
Dalam suasana peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun ini, sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Sinjai membagikan makna dan harapan mereka terkait pelayanan kesehatan di daerah. Melalui survei singkat yang dihimpun dari para tenaga kesehatan di Kabupaten Sinjai, suara-suara ini menghadirkan gambaran nyata tentang keseharian tenaga kesehatan: mereka yang berada di balik meja pendaftaran, merawat pasien dari pagi hingga larut malam, hingga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik di berbagai kecamatan.
Bagi banyak tenaga kesehatan, HKN bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen untuk kembali menata semangat pengabdian. “Pelayanan kesehatan menjangkau daerah terpencil, membangun kesadaran kesehatan masyarakat,” tulis seorang perawat yang telah bekerja hampir lima tahun di Puskesmas.
Sementara itu, seorang bidan yang telah mengabdi lebih dari satu dekade menyebut HKN sebagai bentuk penghargaan moral yang selalu ia nantikan. “HKN adalah wujud apresiasi pemerintah terhadap petugas kesehatan,” ungkapnya.
Tantangan yang Masih Terasa di Lapangan
Meski terus bekerja dengan penuh dedikasi, berbagai tantangan masih dirasakan oleh para tenaga kesehatan.
Seorang perawat di puskesmas berharap perhatian lebih bagi tenaga honorer atau sukarela yang telah lama mengabdi. “Tenaga honorer atau sukarela yang sudah bertahun-tahun bekerja, semoga bisa lebih diperhatikan kesejahteraannya,” tulisnya.
Dari rumah sakit, seorang bidan menyoroti pentingnya kenyamanan dan rasa aman dalam bekerja. “Tingkatkan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Sementara seorang tenaga gizi menekankan pentingnya fasilitas penunjang yang lebih memadai, terutama di ruang pelayanan, agar mutu layanan semakin meningkat.
Selain itu, kebutuhan tenaga medis juga menjadi perhatian. “Kalau bisa, dokter umum bisa ditambah,” tulis seorang perawat yang melihat langsung tingginya beban pelayanan di wilayahnya.
Harapan yang Sederhana, Namun Bermakna
Meski tantangannya beragam, para tenaga kesehatan Sinjai menyampaikan harapan-harapan yang sederhana namun sangat penting.
Salah satu perawat menuliskan harapan yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat:
“Semoga jalanan yang rusak bisa diperbaiki agar proses pelayanan lebih mudah dan cepat.”
Perbaikan infrastruktur seperti ini, meski terlihat kecil, dapat mendukung tenaga kesehatan menjangkau warga di wilayah pelosok, terutama saat kondisi darurat.
Dari sisi profesionalitas, seorang tenaga kesehatan memberikan pesan bahwa pelayanan akan lebih optimal bila setiap tenaga kesehatan menjalankan tugas sesuai peran masing-masing. “Pelaksanaan tugas sesuai tupoksi, sehingga pelayanan lebih terarah,” tulisnya.
Di sisi lain, peningkatan keterampilan juga tak kalah pentingnya bagi tenaga kesehatan, salah satu diantaranya mengatakan “Kurangnya pelatihan offline yang bisa meningkatkan kompetensi nakes”. Hal ini juga akan menjadi perhatian khusus bagi pemangku kepentingan bagaiamana meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan utuk pelayanan yang lebih baik.
Sementara itu, seorang perawat menitipkan pesan edukatif kepada masyarakat:
“Semoga masyarakat lebih pintar tentang apa itu pertolongan pertama sebelum ke tenaga kesehatan.” Harapan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesehatan bukan hanya tugas tenaga medis, tetapi merupakan kerja bersama antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Pesan dan Harapan untuk Masyarakat dan Pemerintah
Beberapa responden menyampaikan pesan hangat yang ditujukan langsung kepada masyarakat. “Untuk masyarakat: edukasi diri dan orang lain, rangkul dan peduli terhadap kesehatan,” tulis seorang tenaga kesehatan, menekankan pentingnya pengetahuan kesehatan dasar di level keluarga.
Sementara untuk pemerintah daerah, beberapa tenaga kesehatan berharap adanya perhatian yang merata terhadap seluruh lini pelayanan, termasuk kecukupan SDM, pemerataan pelatihan, dan dukungan dalam peningkatan kompetensi.
Hal ini sejalan dengan kebutuhan tenaga kesehatan untuk terus mengembangkan kemampuan profesionalnya. Kompetensi nakes (baik melalui pelatihan, workshop, maupun sertifikasi) menjadi pilar penting agar pelayanan semakin berkualitas dan sesuai standar.
Rekomendasi untuk Menguatkan Pelayanan Kesehatan di Sinjai
Berdasarkan suara yang muncul dari para tenaga kesehatan, terdapat beberapa langkah konstruktif yang dapat dipertimbangkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai. Salah satu kebutuhan mendesak adalah peningkatan infrastruktur pendukung, terutama akses jalan menuju fasilitas kesehatan. Perbaikan akses ini akan sangat membantu mempercepat dan mengamankan proses pelayanan, khususnya bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil.
Selain itu, pemerataan fasilitas serta tenaga medis juga menjadi perhatian penting. Penambahan dokter umum, peningkatan ketersediaan alat dan fasilitas penunjang, serta distribusi SDM yang lebih proporsional dapat mendorong pemerataan mutu pelayanan di seluruh wilayah. Upaya ini perlu berjalan seiring dengan penguatan kompetensi tenaga kesehatan. Melalui pelatihan berkelanjutan, supervisi, serta kesempatan peningkatan keterampilan, setiap tenaga kesehatan dapat terus mengembangkan kemampuan yang selaras dengan kebutuhan pelayanan kesehatan modern.
Kesejahteraan dan lingkungan kerja juga tidak kalah penting. Tenaga honorer dan relawan yang telah lama mengabdi membutuhkan perhatian agar mereka dapat bekerja dengan rasa aman dan nyaman. Terciptanya lingkungan kerja yang kolaboratif dan mendukung akan berdampak langsung pada kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Pada saat yang sama, edukasi holistik kepada masyarakat turut menjadi bagian penting dalam memperbaiki ekosistem kesehatan daerah. Penguatan pemahaman terkait pertolongan pertama, pentingnya pemeriksaan dini, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat akan membantu masyarakat lebih siap menghadapi risiko kesehatan, sekaligus meringankan beban layanan di fasilitas kesehatan. Dengan langkah-langkah ini, harapan tenaga kesehatan Sinjai untuk menghadirkan layanan yang lebih baik dan merata dapat semakin mendekati kenyataan.
Menutup HKN dengan Rasa Terima Kasih
Dari seluruh suara yang terkumpul, satu hal terlihat begitu jelas: tenaga kesehatan di Sinjai bekerja dengan ketulusan yang tidak pernah padam meski dengan berbagai keterbatasan. Di momentum HKN tahun ini, mari kita menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah menjaga kesehatan keluarga kita, siang dan malam, tanpa lelah.
Kesehatan masyarakat adalah kerja bersama. Dan semuanya dimulai dengan menghargai mereka yang setiap hari menjaga kita tetap sehat.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.