“Kami tidak akan asal ekspor. Kami akan memastikan bahwa ekspor ini benar-benar membantu negara yang membutuhkan, dan tidak mengganggu ketersediaan pangan di dalam negeri,” tegasnya.

Meski bersiap untuk ekspor, Bulog tetap memfokuskan penguatan penyerapan dalam negeri dengan target pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 4 juta ton sepanjang tahun 2026.

Pada semester pertama, Bulog menargetkan penyerapan minimal 3 juta ton, memanfaatkan momentum puncak panen nasional yang secara historis terjadi pada periode tersebut. Rizal optimistis target penyerapan semester pertama dapat tercapai bahkan di atas 3 juta ton, sepanjang panen berjalan lancar tanpa gangguan cuaca ekstrem atau faktor penghambat lainnya.

“Kalau cuaca mendukung dan tidak ada gangguan, kami yakin bisa serap lebih dari 3 juta ton di semester pertama,” katanya.

Sementara itu, sisa target penyerapan sekitar 1 juta ton direncanakan pada semester kedua, sehingga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan rencana ekspor tetap terjaga.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________