Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, BANDUNG – Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan IPDN, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Bupati Sumedang, serta berbagai tokoh agama, militer, dan masyarakat, mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, menyampaikan pidato yang sangat emosional dan menggugah kesadaran. Dengan nada tegas, ia melontarkan sindiran keras kepada pihak-pihak yang mengaku nasionalis namun membiarkan perusakan alam terjadi secara masif di Indonesia.
Mengawali pidatonya, Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih kepada para hadirin, termasuk tokoh-tokoh penting seperti K.H. Abun Bunyamin, dosen yang pernah menjadi tim kebangsaannya, hingga guru agama SMA-nya. Ia lantas menyinggung soal aksi sosialnya kepada para pengungsi di Sumatera. Di sana, ia memilih untuk membawa uang tunai, bukan makanan, agar perputaran ekonomi lokal dapat hidup kembali karena toko dan warung sudah mulai buka kembali.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.