Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, MANADO – Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat komitmennya dalam menghadapi ancaman keamanan siber dengan mengirimkan perwakilan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) wilayah Sulawesi di Hotel Four Points By Sheraton Manado, Kamis (24/9/2025).
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur, hadir mewakili Bupati Sinjai dalam kegiatan yang dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenkopolkam, Marsekal Muda Eko Dono Indarto.
Arahan Presiden Jadi Fokus
Dalam pengarahan, Marsekal Muda Eko Dono Indarto menyampaikan bahwa keamanan siber telah menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto. Hal ini tertuang dalam pembekalan kepada menteri Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2025 lalu.
“Presiden menekankan agar instansi pemerintah menjadi lebih tangguh, waspada, dan mampu menjadi benteng dalam menghadapi serangan siber,” ujar Eko Dono.
Pembentukan TTIS ini memiliki payung hukum yang kuat, yakni Perpres Nomor 82 Tahun 2022 tentang Perlindungan Infrastruktur Informasi Vital, Perpres No. 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional dan Manajemen Krisis Siber, serta Peraturan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Nomor 6 Tahun 2024.
Sinjai Siap 100 Persen
Dr. Mansyur menegaskan bahwa kehadiran Sinjai dalam rakor ini merupakan wujud keseriusan daerah dalam mempersiapkan segala kebutuhan pembentukan TTIS atau Computer Security Response Team (CSIRT).
“Kami senantiasa berkomitmen dalam pembentukan TTIS sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman siber yang semakin kompleks di era transformasi digital,” kata Mansyur yang didampingi Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Sinjai, Usman.
Menurutnya, di tengah pesatnya adopsi teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, keamanan siber bukan lagi pilihan melainkan keharusan.
Mansyur melaporkan bahwa seluruh persyaratan tahapan pembentukan TTIS/CSIRT telah dipenuhi dengan progres 100 persen, mulai dari pembentukan SK tim, asistensi, rencana aksi, koordinasi, hingga surat narahubung.
Garda Terdepan Keamanan Digital
Dengan terbentuknya TTIS/CSIRT, Kabupaten Sinjai diharapkan memiliki garda terdepan yang responsif dan andal dalam mendeteksi, mencegah, serta menangani setiap insiden siber.
“Ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang efektif, efisien, dan aman,” tutup Mansyur.
Rakor ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN, Direktur Strategis dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital Kemenkomdigi, serta perwakilan dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota se-Sulawesi, sektor pendidikan, perbankan, dan industri di wilayah Sulawesi Utara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.