Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan tiga warga negara Indonesia yang bertugas sebagai anak buah kapal (ABK) di atas kapal dagang MV Gold Autumn berhasil selamat setelah kapal tersebut mengalami ledakan dahsyat di perairan Laut Arab. Ketiganya dijadwalkan bertolak kembali ke Indonesia pada Minggu, 12 April 2026.
Pelaksana tugas Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa perwakilan Indonesia telah memastikan ketiga ABK tersebut telah mengantongi tiket penerbangan pulang yang disediakan oleh agen kapal. Saat ini, ketiganya berada dalam kondisi sehat dan tengah menunggu keberangkatan dari Karachi, Pakistan.
Insiden ledakan itu terjadi pada Selasa, 7 April 2026, ketika kapal MV Gold Autumn sedang mengarungi rute pelayaran dari Shanghai menuju Oman. Kapal berbendera Panama yang dioperasikan oleh perusahaan asal China tersebut tengah berada sekitar 200 mil laut atau sekitar 370 kilometer dari lepas pantai Pakistan ketika ledakan tiba-tiba mengguncang lambung kapal. Ledakan itu menimbulkan kerusakan yang signifikan pada badan kapal sekaligus melumpuhkan sistem operasionalnya.
Kapal yang mengangkut 22 awak dari berbagai negara — termasuk China, Bangladesh, Myanmar, Vietnam, dan Indonesia — itu sontak berada dalam kondisi darurat. Nakhoda segera memerintahkan seluruh kru meninggalkan kapal. Para awak sempat terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh kapal MV Yunis yang kebetulan melintas di perairan tersebut.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.