Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, MAKASSAR — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengajak para saudagar Bugis-Makassar untuk berinvestasi di wilayahnya yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar di berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan dan industri kelapa. Momen itu muncul saat ia menghadiri acara Persatuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Hotel Claro, Kamis (26/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Sherly menekankan bahwa Maluku Utara saat ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional pada 2025, dengan angka mencapai 34 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh hilirisasi industri nikel. Maluku Utara diketahui menyumbang sekitar 40–50 persen produksi nikel nasional, atau sekitar 20 persen dari kebutuhan nikel dunia. Meski demikian, ia mengakui pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya inklusif.

“Sebanyak 80 persen kebutuhan Maluku Utara masih dipasok dari luar daerah, terutama dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Ini menjadi peluang besar bagi investor untuk masuk,” ujarnya.

Sherly memaparkan sejumlah peluang konkret yang dapat digarap. Di sektor peternakan, kebutuhan daging ayam mencapai sekitar 25.000 ton per tahun dengan potensi nilai pasar mendekati Rp1 triliun. Tingginya harga ayam akibat biaya logistik yang mahal dinilai membuka ruang investasi baru di daerah tersebut.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________