Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, BALI – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan harmonisasi yang diambil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali dalam menyikapi perayaan Idulfitri yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

PWM Bali diketahui mengikuti keputusan yang dikeluarkan oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), yang memuat petunjuk teknis pelaksanaan takbiran dengan tetap menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama, mengingat waktunya bersamaan dengan Nyepi.

Haedar mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari Bali, termasuk dari Muhammadiyah di Kota Denpasar, terdapat imbauan agar pelaksanaan takbiran tahun ini dilakukan secara lebih sederhana. Takbiran dianjurkan dilaksanakan di masjid atau di rumah masing-masing dengan suara lirih dan tanpa kegiatan yang mencolok di luar.

Ia menilai langkah tersebut sebagai contoh konkret dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Sementara itu, pelaksanaan Salat Id tetap dapat dilakukan secara tertib karena telah ada kesepakatan bersama antara panitia hari besar Islam dan pemerintah daerah.

Menurut Haedar, meskipun takbiran dilaksanakan dengan penyesuaian demi menjaga toleransi, pelaksanaan Salat Id tetap bisa berjalan dengan baik selama memperhatikan ketertiban masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya membangun harmoni dan toleransi lintas iman merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah yang hasilnya mulai terlihat. Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan dan memerlukan waktu dalam prosesnya.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________

🏮
🏮
🏮
🟢
🟢
🌙 Hitung Mundur Hari Raya Idul Fitri 1447 H
0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik
PUNGGAWANEWS.COM