Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, NAGAN RAYA, ACEH – Sebuah mahakarya arsitektur Islam menghiasi Bumi Romene, julukan untuk Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Masjid Agung Baitul A’la, yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Giok, kini menjadi ikon wisata religi yang menyedot perhatian wisatawan domestik hingga mancanegara.
Berlokasi di kompleks perkantoran Sukammue, masjid megah ini tampil istimewa karena 80 persen material bangunannya menggunakan batu giok, sebuah keunikan yang jarang ditemukan di tempat lain di dunia. Batu mulia yang digunakan berasal dari tambang di Pegunungan Singgah Mata, Kecamatan Bautong, meliputi jenis jadeite, nephrite, dan serpentine atau yang dikenal dengan sebutan black jade (giok hitam).
Proses Pembangunan yang Panjang
Pembangunan masjid spektakuler ini dimulai pada tahun 2010 dan baru rampung pada 2022, menghabiskan waktu sekitar 12 tahun. Hasilnya, tercipta sebuah kompleks ibadah yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektare dengan bangunan utama berukuran 75 meter kali 47,5 meter.
Struktur masjid terdiri dari tiga tingkat: dua lantai untuk ruang salat yang mampu menampung hingga 5.600 jamaah, serta satu lantai basement yang difungsikan sebagai area wudu dan parkir kendaraan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.