PUNGGAWANEWS, TANGERANG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ratusan warga RW 02 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Banten, memadati bantaran Sungai Cisadane pada Kamis kemarin. Mereka berkumpul untuk melaksanakan ritual tahunan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat setempat, yakni tradisi “Keramas Bareng”.

Ritual pembersihan diri massal ini bukan sekadar kegiatan biasa. Di balik kesederhanaan prosesinya, tradisi yang diwariskan turun-temurun dari leluhur Kota Tangerang ini menyimpan makna spiritual yang mendalam sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan penuh berkah.

Simbol Penyucian Lahir dan Batin

M. Ali Furqon, Lurah Babakan, mengatakan bahwa Keramas Bareng telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal dalam menyongsong Ramadan. “Tradisi ini mengandung filosofi penyucian diri yang menyeluruh—bukan hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga mempersiapkan jiwa untuk menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk,” jelasnya.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan keakraban, warga dari berbagai kalangan usia—mulai dari anak-anak hingga orang tua—tampak larut dalam prosesi yang sederhana namun bermakna. Mereka membawa perlengkapan mandi sederhana seperti sampo dan air, lalu bersama-sama membersihkan diri dengan menceburkan badan atau menggunakan gayung di aliran Sungai Cisadane.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________