Dalam syariat Islam, puasa di bulan Ramadhan diwajibkan kepada umat Muslim yang telah memenuhi syarat: baligh, berakal sehat, serta memiliki kemampuan fisik untuk melaksanakannya. Akan tetapi, Allah SWT dalam kebijaksanaan-Nya memberikan keringanan bagi kelompok-kelompok tertentu yang memiliki halangan syar’i. Keringanan ini bukan berarti menghilangkan kesempatan meraih keberkahan, justru pintu pahala tetap terbuka lebar bagi mereka yang taat mengikuti ketentuan agama. Mari kita telaah bersama dalam kajian ini: kelompok mana saja yang mendapat dispensasi, dan bagaimana mereka tetap dapat meraih ganjaran di hadapan Allah?
Kelompok Pertama: Penderita Penyakit dengan Kondisi Kritis
Prinsip dasar dalam Islam ialah menjaga keselamatan jiwa. Bagi seseorang yang tengah mengalami sakit dan berpuasa justru berisiko memperburuk kondisinya, Islam dengan tegas melarang dipaksakan. Ini bukan kelalaian, melainkan ketaatan.
Ganjaran yang tetap diraih:
- Pahala ketaatan karena menjaga kesehatan sebagai amanah dari Allah
- Pahala niat tulus yang terhalang karena uzur
- Kewajiban menggantinya (qadha) ketika telah pulih
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa Allah mencintai hamba yang memanfaatkan keringanan yang diberikan-Nya, sebagaimana Dia mengasihi mereka yang menunaikan kewajiban dengan penuh.
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.