PUNGGAWANEWS, JENEWA – Dalam sidang Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) di Jenewa, Swiss, Duta Besar Indonesia Sidharto Reza resmi terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB yang ke-20. Pencapaian ini menandai kepercayaan besar komunitas internasional terhadap komitmen Indonesia dalam memperjuangkan hak asasi manusia di tingkat global.
Dalam pidato pengukuhannya, Sidharto Reza menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Atas nama Indonesia, saya merasa sangat terhormat dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Presiden Dewan HAM PBB yang ke-20. Saya menerima tanggung jawab ini dengan penuh kebanggaan sekaligus kerendahan hati,” ujar Sidharto di hadapan para delegasi negara anggota PBB.
Dukungan Penuh dari Kelompok Asia-Pasifik
Sidharto secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Asia-Pasifik, di mana Indonesia menjadi bagiannya, atas nominasi yang diberikan. Ia juga berterima kasih kepada seluruh anggota Dewan HAM PBB yang telah memberikan dukungan penuh dalam pemilihan pagi itu.
Indonesia, menurut Sidharto, telah menjadi pendukung kuat Dewan HAM PBB sejak pembentukannya pada 2006, bahkan sebelumnya aktif dalam Komisi HAM PBB. Negara berpenduduk lebih dari 270 juta jiwa ini telah beberapa kali menjabat sebagai anggota dewan dan secara konsisten berperan sebagai pembangun jembatan (bridge builder) yang konstruktif di antara negara-negara dengan pandangan berbeda.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.