PUNGGAWANEWS, KIEV — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengindikasikan kesediaan negaranya menunda ambisi bergabung dengan NATO demi mendapatkan jaminan keamanan yang kuat dari Barat. Langkah ini diambil dalam rangkaian perundingan intensif dengan perwakilan Amerika Serikat dan sekutu Eropa untuk mengakhiri konflik dengan Rusia.

Kyiv telah menyerahkan versi terbaru rencana perdamaian kepada pihak Amerika, yang terdiri dari sekitar 20 poin inti dan diperkuat oleh dua dokumen pendukung utama mengenai jaminan keamanan jangka panjang serta peta jalan rekonstruksi ekonomi pascaperang.

Dalam pernyataannya, Zelenskyy menyampaikan bahwa jaminan keamanan bilateral dengan AS dan negara-negara Eropa, Kanada, serta Jepang dapat menjadi peluang untuk mencegah invasi Rusia berikutnya, dan ini merupakan kompromi dari pihak Ukraina.

Namun demikian, perbedaan kunci mengenai masalah teritorial antara Moskow dan Kyiv masih menjadi hambatan yang harus diselesaikan dalam proses perundingan. Rusia menuntut penguasaan penuh atas wilayah Donbas di Ukraina timur, termasuk wilayah yang saat ini masih berada di bawah kendali Kiev.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________