Setiap Muslim mendambakan doa-doanya segera diijabah oleh Allah SWT. Namun, seringkali kita bertanya, apa rahasia dan kunci agar permohonan kita cepat diangkat dan dikabulkan? Dalam kajian ini, Ustadz Adi Hidayat memaparkan tiga kunci utama yang perlu kita perhatikan, yang salah satunya terletak pada kualitas ibadah wajib kita, yakni salat.

1. Kunci Pertama: Optimalisasi Posisi Salat

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa terdapat empat keadaan atau posisi spesifik di dalam salat yang jika dikerjakan dengan baik dan benar, dapat mempercepat terkabulnya doa. Keempat keadaan ini adalah: berdiri, rukuk, sujud, dan setelah tahiyat akhir.

Fokus kajian subuh ini akan membahas keadaan yang pertama: Dalam Posisi Berdiri.

A. Fokus pada Kalimat Iyyaka Na’budu

Keajaiban doa yang terkabul saat berdiri terletak pada bacaan sentral kita, yaitu Surah Al-Fatihah, tepatnya pada kalimat:

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in

(Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.)

Kalimat ini bukan sekadar bacaan, melainkan sebuah kontrak ilahi antara hamba dan Rabb-nya. Pemahaman dan penghayatan akan kalimat ini menjadi kunci utama.

B. Dasar Hukum (Hadis Qudsi)

Pentingnya kalimat ini dikuatkan oleh sebuah Hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah radhiallahu ta’ala anhu, di mana Nabi Muhammad SAW menyampaikan firman Allah SWT:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽุฒูŽู‘ ูˆูŽุฌูŽู„ูŽู‘: ู‚ูŽุณูŽู…ู’ุชู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉูŽ ุจูŽูŠู’ู†ููŠ ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุนูŽุจู’ุฏููŠ ู†ูุตู’ููŽูŠู’ู†ูุŒ ูˆูŽู„ูุนูŽุจู’ุฏููŠ ู…ูŽุง ุณูŽุฃูŽู„ูŽ

“Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi salat menjadi dua bagian, antara Aku dengan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta.” (HR. Muslim)

Hadis Qudsi ini menjelaskan bahwa Surah Al-Fatihah adalah pembagian antara hak Allah dan hak hamba.

  1. Bagian Allah (Hingga Iyyaka Na’budu): Pengakuan dan pengesaan kita terhadap Allah (memuji dan menyembah-Nya).
  2. Bagian Hamba (Mulai Wa Iyyaka Nasta’in): Bagian permohonan dan permintaan tolong.

Inti Kuncinya:

Jika seorang hamba telah benar-benar menunaikan bagian Allah (yaitu dengan menghayati dan menunaikan janji Iyyaka na’budu), maka Allah akan memenuhi bagian hamba (Wa iyyaka nasta’in) dengan berfirman, “Apapun yang dia minta, Aku akan kabulkan.”


Kesimpulan Awal:

Agar doa cepat terkabul, perbaiki dan optimalkan salat kita. Khususnya pada posisi berdiri, pastikan kita benar-benar menghayati janji Iyyaka Na’buduโ€”menyerahkan segala ibadah dan ketaatan hanya kepada Allahโ€”sehingga ketika kita mengucapkan Wa Iyyaka Nasta’in, segala permintaan kita akan disambut langsung oleh janji Allah untuk mengabulkannya.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________